KBRN, Surabaya : Peringati hari jadi ke 731 tahun bagi Kota Surabaya, Pasar Turi Baru (PTB) menghadirkan kompetisi adu bakat duta cilik bertajuk "Cung Nduk" guna mengenalkan lokasi legendaris yang dimiliki kota pahlawan pada seluruh masyarakat. Sehingga keberadaan Pasar Turi bisa kembali menjadi jujukan bagi masyarakat pasca kebakaran sejak 2010 lalu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji disela-sela acara adu bakat tersebut menjelaskan jika ini merupakan upaya dari pihak pengelola untuk menghidupkan dan menguatkan kembali keberadaan Pasar Turi Baru di mata masyarakat.
"Kami melihat bahwa inisiatif dari manajemen Pasar Turi Baru ini luar biasa. Tadi kami sempat berbincang bersama GM PTB jika kegiatan ini bermaksud untuk mencari duta atau ikon sehingga masyarakat mengetahui bahwa Pasar Turi Baru masih eksis secara fisik ataupun kegiatan perdagangannya disini", Minggu, (26/05/2024).
Sementara itu Teddy Supriyadi General Manager (GM) Pasar Turi Baru turut menambahkan jika kegiatan ini menjadi langkah dalam memeriahkan hari jadi Kota Surabaya. Sehingga dirasa perlunya untuk menghadirkan sesuaatuùyy yang baru bagi Pasar Turi Baru ini salah satunya ialah pemilihan duta cilik.
"Ini dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Surabaya sehingga kami dari pihak manajemen turut berpartisipasi dengan mengadakan pemilihan Duta cilik Pasar Turi baru di mana Nanti mereka akan frè Brand Ambassador dari Pasar Turi Baru. Nanti juga akan kami bantu ⁶ mengorbitkan sesuai dengan bakat dan minatnya menjadi duta cilik termasuk juga untuk memperkenalkan Pasar Turi ini ke kota Surabaya dan seluruh Indonesia baik secara online ataupun offline", tambahnya.
Teddy juga menjelaskan bila latar belakang lainnya dari penyelenggaraan ini karena keprihatinannya terhadap keberadaan "Gadget" atau gawai yang telah menguasai dunia anak-anak. Sehingga dirasa butuhnya waktu dan ruang untuk menggugah dan mewadahi bakat minat generasi muda.
"Sebenarnya tidak ada yang spesial tidak ada yang khusus mengapa sasarannya adalah anak - anak, ya. Namun kita hanya melihat bahwa generasi muda penerus bangsa ini banjir informasi melalui gadget dan sebagainya. Tentu Kami turut prihatin jika anak-anak ini hanya bermain gadget saja dan tidak ada bakat minat yang ditumbuhkan sehingga kami hadir untuk mewadahi hal tersebut untuk memfasilitasi bakat minat mereka," ungkapnya.
Selain itu Teddy juga mengatakan terselip strategi dalam melibatkan keberadaan anak-anak dalam kegiatan ini yakni menjadi penyalur informasi. "Biasanya kalau anaknya ngikut otomatis mengajak keluarganya dari orang tua sanak saudara untuk bisa berkunjung ke Pasar Turi dan ini bisa menjadi "Word of Mouth" atau penyalur informasi untuk memperkenalkan branding Pasar Turi ke masyarakat", katanya mengakhiri.
Adapun kompetisi Cung dan Nduk Pasar Turi Baru ini diikuti oleh 56 anak dari tingkat pelajar SD dan SMP. Serta melibatkan keberadaan dewan juri yakni Imanda Herani dari rumah broadcase, Paulina dan Rey merupakan pemenang pemilihan Koko Cici 2011, Asti Lukita ialah Miss Indonesia Jawa Tengah 2011 dan Ghea Novianti perwakilan Ning Surabaya 2011.
Link Artikel : https://rri.co.id/surabaya/hiburan/713844/pemilihan-cung-nduk-pasar-turi-baru-2024